WhatsApp Icon

Berita Terkini

Keberkahan Zakat : Peternak di Magetan Alami Peristiwa Mengharukan
Keberkahan Zakat : Peternak di Magetan Alami Peristiwa Mengharukan
BAZNAS Magetan - Menunaikan zakat bukan sekedar kewajiban, tetapi juga menjadi wasilah dan jalan datangnya keberkahan hidup. Hal ini dirasakan langsung oleh seorang peternak kambing asal Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, K.H. Khoiruddin, yang mengalami peristiwa penuh hikmah setelah menunaikan zakat peternakan melalui BAZNAS Kabupaten Magetan pada hari Selasa, 18 Maret 2026. Pada hari dimana beliau menunaikan zakat berupa satu ekor kambing, K.H. Khoiruddin tidak terbayang dalam pikiran akan mendapatkan keberkahan dalam waktu yang begitu singkat. Hanya berselang beberapa jam setelah zakat ditunaikan, salah satu induk kambing miliknya melahirkan dua ekor anak kambing sekaligus. Kemudian tidak hanya itu, di hari yang sama, dua ekor kambing lainnya juga berhasil terjual. Peristiwa ini menjadi pengalaman spiritual yang semakin menguatkan keyakinan beliau bahwa zakat tidak akan mengurangi harta, melainkan justru mendatangkan keberkahan yang berlipat. “Alhamdulillah, keajaiban zakat, setelah menyerahkan zakat kambing satu ekor, selang beberapa jam, ada indukan yang melahirkan anak kambing sebanyak dua ekor dan dua ekor kambing lainnya terjual di hari dan jam yang hampir bersamaan,” ungkapnya. Dalam ajaran Islam, zakat memiliki makna yang lebih dalam dari sekedar membagikan harta. Zakat berfungsi untuk membersihkan harta dan jiwa, sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah At-Taubah: 103 “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka…” Peristiwa yang dialami K.H. Khoiruddin ini menjadi inspirasi bagi masyarakat terkhusus masyarakat di Kabupaten Magetan untuk tidak ragu dalam menunaikan zakat. Melalui pengelolaan yang amanah, zakat tidak hanya membantu mustahik, tetapi juga membawa ketenangan, keberkahan dan sebagai sarana untuk membersihkan harta serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menunaikan zakat tidak akan mengurangi harta, justru sebaliknya, Allah SWT akan menggantinya dengan keberkahan yang lebih besar. Maka dari itu, BAZNAS Kabupaten Magetan berkomitmen terus mengajak masyarakat di Kabupaten Magetan untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus investasi spiritual yang manfaatnya dapat dirasakan di dunia maupun akhirat.
19/03/2026 | Humas BAZNAS Magetan
Kemenag Magetan Bersama BAZNAS Magetan, LAZ, dan UPZ Salurkan Paket Logistik Keluarga dalam Program Joyful Ramadan
Kemenag Magetan Bersama BAZNAS Magetan, LAZ, dan UPZ Salurkan Paket Logistik Keluarga dalam Program Joyful Ramadan
BAZNAS Magetan – Dalam semangat berbagi dan kepedulian di bulan suci Ramadan, Kantor Kementerian Agama Magetan Bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Magetan, Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menyalurkan bantuan paket logistik keluarga kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2025 bertempat di Aula Pendopo Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan. Program yang dikemas dalam kegiatan yang bertajuk “Joyful Ramadan: Tebar Harapan Ramadan (THR)” ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen BAZNAS Magetan dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan, Dr. H. Taufiqurrohman, M.Ag. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Joyful Ramadan ini merupakan bentuk rasa syukur para agniya’ (orang-orang yang diberi kelapangan rezeki) kepada Allah SWT. Beliau berharap kegiatan berbagi ini dapat menjadi ibrah dan pengingat bagi semua pihak untuk terus menumbuhkan rasa syukur serta kepedulian terhadap sesame terlebih pada momentum Ramadan. Dalam pelaksanaan penyaluran bantuan Paket Logistik Keluarga dari BAZNAS Magetan dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Drs. Sofyan Kusuma, M.M., yang didampingi oleh Drs. Samadi. Penyaluran ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Magetan untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Magetan menegaskan bahwa program penyaluran paket logistik keluarga ini merupakan bagian dari upaya memperluas manfaat dari penngelolaan zakat, infak dan sedekah agar dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Melalui kolaborasi bersama Kementerian Agama, LAZ, dan UPZ, diharapkan penyaluran bantuan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. BAZNAS Magetan juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antar lembaga dalam kegiatan ini. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi wasilah dalam memperkuat gerakan zakat, infak dan sedekah di Kabupaten Magetan, sekaligus mendorong semangat berbagi di tengah masyarakat selama bulan Ramadan.
12/03/2026 | Humas BAZNAS Magetan
BAZNAS Magetan Distribusikan Zakat Fitrah ke 235 Desa dan Kelurahan di 18 Kecamatan
BAZNAS Magetan Distribusikan Zakat Fitrah ke 235 Desa dan Kelurahan di 18 Kecamatan
BAZNAS Magetan Distribusikan Zakat Fitrah ke 235 Desa dan Kelurahan di 18 Kecamatan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Magetan kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani umat melalui program pendistribusian zakat fitrah kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada momentum Ramadhan tahun ini, BAZNAS Magetan menyalurkan zakat fitrah ke 235 desa dan kelurahan yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Magetan. Ketua BAZNAS Magetan menyampaikan bahwa pendistribusian zakat fitrah ini merupakan bagian dari upaya memastikan amanah para muzakki tersalurkan secara merata kepada para mustahik. Proses distribusi dilakukan melalui jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), pemerintah desa, serta relawan yang berada di masing-masing wilayah kecamatan. “Zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu, dan BAZNAS berupaya menyalurkan amanah tersebut secara tepat sasaran agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya. Melalui program ini, zakat fitrah yang terkumpul dari masyarakat, ASN, serta para dermawan di Kabupaten Magetan didistribusikan dalam bentuk beras kepada fakir miskin dan kaum dhuafa. Kehadiran zakat fitrah diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pangan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, pendistribusian zakat fitrah juga menjadi sarana memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas antar sesama umat Islam. Dengan adanya penyaluran yang menjangkau seluruh desa dan kelurahan, BAZNAS Magetan berupaya memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang terlewat dari perhatian. Dalam ajaran Islam, zakat memiliki peran penting dalam membersihkan harta sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka." (QS. At-Taubah: 103). Melalui program distribusi zakat fitrah ini, BAZNAS Magetan berharap nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga Idul Fitri dapat disambut dengan penuh kebahagiaan dan rasa syukur.
10/03/2026 | irf

Agenda Pimpinan

Keteladanan Ulama: KH. Khoirudin Serahkan Zakat Ternak Kambing ke BAZNAS Magetan
Keteladanan Ulama: KH. Khoirudin Serahkan Zakat Ternak Kambing ke BAZNAS Magetan
Keteladanan Ulama: KH. Khoirudin Serahkan Zakat Ternak Kambing ke BAZNAS Magetan Magetan — Keteladanan ulama kembali ditunjukkan oleh KH. Khoirudin, tokoh masyarakat dari Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, Dusun Nglompak, yang menjadi salah satu pelopor dalam menunaikan zakat ternak kambing melalui BAZNAS Kabupaten Magetan. Penyerahan zakat tersebut dilaksanakan pada Selasa, 18 Maret 2026 / Ramadhan 1447 H, pukul 10.00 WIB, langsung di kandang ternak milik beliau. Dalam kegiatan tersebut, hadir tiga pimpinan BAZNAS Magetan, yakni Ketua, Wakil Ketua I, dan Wakil Ketua III, yang secara langsung menerima zakat ternak kambing dari KH. Khoirudin. Momentum ini menjadi simbol kuat sinergi antara ulama dan lembaga resmi negara dalam pengelolaan zakat yang amanah dan profesional. KH. Khoirudin menyampaikan bahwa potensi zakat ternak di Kabupaten Magetan sangat besar. Menurutnya, terdapat ratusan peternak kambing di berbagai wilayah yang jumlah ternaknya telah mencapai nisab, sehingga telah memenuhi kewajiban zakat. “Di Magetan ini banyak sekali peternak yang sebenarnya sudah wajib zakat. Kalau ini bisa disadarkan bersama, maka dampaknya luar biasa untuk kesejahteraan umat,” ungkap beliau. Ia juga menegaskan pentingnya kesadaran umat Islam dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai bagian dari ibadah sekaligus solusi sosial. Menurutnya, zakat bukan hanya kewajiban individu, tetapi juga instrumen pemberdayaan umat jika dikelola secara terstruktur melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Dalam perspektif dakwah, zakat memiliki kedudukan yang sangat tinggi. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka..." (QS. At-Taubah: 103) Ayat ini menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban finansial, tetapi juga sarana penyucian jiwa dan harta. Dengan menunaikan zakat, seorang muslim tidak hanya membantu sesama, tetapi juga membersihkan dirinya dari sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan. Ketua BAZNAS Magetan dalam sambutannya mengapresiasi keteladanan KH. Khoirudin sebagai ulama yang tidak hanya berdakwah melalui lisan, tetapi juga melalui perbuatan nyata. Ia berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi para peternak lain di Magetan untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS sebagai amil resmi negara. “Ini adalah contoh nyata dakwah bil hal. Kami berharap para peternak lain bisa mengikuti jejak beliau, sehingga potensi zakat ternak di Magetan dapat terhimpun dan disalurkan secara optimal,” ujarnya. Program pengelolaan zakat oleh BAZNAS Magetan sendiri mencakup berbagai sektor, mulai dari bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan meningkatnya partisipasi muzakki, diharapkan program-program tersebut dapat semakin luas menjangkau mustahik di seluruh wilayah. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan hanya kewajiban individu, tetapi juga bagian dari gerakan kolektif umat dalam membangun kesejahteraan bersama. Keteladanan KH. Khoirudin menjadi bukti bahwa peran ulama sangat strategis dalam menggerakkan kesadaran umat menuju kebaikan dan keberkahan. Ir_Baznas

17-03-2026 | Ir

Sosialisasi Amil Zakat di Belerejo Kawedanan: Menjaga Istiqomah Mengelola Zakat Sesuai Syariat
Sosialisasi Amil Zakat di Belerejo Kawedanan: Menjaga Istiqomah Mengelola Zakat Sesuai Syariat
Istiqomah Mengelola Zakat: Sosialisasi Pentingnya UPZ di Desa Belerejo Kawedanan Semangat dakwah zakat terus digelorakan di tengah masyarakat. Hal itu terlihat dalam kegiatan sosialisasi pentingnya pembentukan dan penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang digelar di Balai Desa Belerejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Kamis (13 Maret 2026). Kegiatan ini menghadirkan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Magetan, tokoh agama, serta perwakilan dari lima masjid dan lima mushola di Desa Belerejo. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Pimpinan BAZNAS Magetan Drs. Sumarno Abdul Azis, Wakil Ketua I BAZNAS Magetan Irfandi, S.E., CWC, Amil Pelaksana Azis, serta tokoh masyarakat dan modin Rahmat, yang juga menjadi penggerak kegiatan keagamaan di Belerejo. Ketua BAZNAS Magetan, Drs. Sumarno Abdul Azis, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan UPZ di tingkat desa sangat penting untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara amanah dan sesuai syariat. Ia menjelaskan bahwa UPZ menjadi jembatan antara masyarakat yang menunaikan zakat dengan lembaga pengelola zakat resmi. “UPZ adalah ujung tombak pengelolaan zakat di masyarakat. Dengan adanya UPZ di desa, pengumpulan zakat, infak, dan sedekah dapat dilakukan secara lebih terorganisir, transparan, dan sesuai syariah sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Magetan, Irfandi, S.E., CWC, menekankan pentingnya sikap istiqomah bagi para amil dalam mengelola dana umat. Menurutnya, amanah sebagai amil zakat bukan sekadar tugas administratif, tetapi juga bagian dari dakwah dan ibadah. “Menjadi amil zakat adalah amanah besar. Karena itu, para pengelola UPZ harus istiqomah, jujur, dan profesional dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah. Jika dikelola dengan baik, zakat akan menjadi kekuatan besar untuk membantu masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan umat,” ungkap Irfandi. Dalam kesempatan tersebut, Rahmat, selaku modin Desa Belerejo, menyambut baik sosialisasi ini. Ia berharap kehadiran UPZ di desa dapat memperkuat gerakan zakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi. Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan penuh antusias. Para tokoh dari lima masjid dan lima mushola turut berdiskusi mengenai strategi penguatan UPZ di tingkat desa. Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan zakat di Desa Belerejo semakin tertata, amanah, dan mampu menghadirkan keberkahan bagi masyarakat.

13-03-2026 | Ir

BAZNAS dan 10 LAZ se-Magetan Bersinergi dalam Rakor Joyful Tebar Harapan Ramadhan Kemenag Magetan
BAZNAS dan 10 LAZ se-Magetan Bersinergi dalam Rakor Joyful Tebar Harapan Ramadhan Kemenag Magetan
BAZNAS dan 10 LAZ se-Magetan Bersinergi dalam Rakor Joyful Tebar Harapan Ramadhan Kementerian Agama Kabupaten Magetan melalui bidang KAZI ZAWA menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama BAZNAS dan 10 Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kabupaten Magetan dalam rangka menyukseskan program Joyful Tebar Harapan Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan sebagai bentuk penguatan sinergi antar lembaga pengelola zakat dalam menebar manfaat bagi masyarakat. Rakor ini dihadiri oleh Ketua Pimpinan BAZNAS Kabupaten Magetan, Ridwan KAZI ZAWA Kemenag Magetan, serta 10 LAZ yang beroperasi di wilayah Magetan. Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan program sosial selama bulan suci Ramadhan, khususnya dalam pendistribusian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Salah satu agenda utama dalam program Joyful Tebar Harapan Ramadhan adalah pembagian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu. Rencananya, paket sembako tersebut akan dibagikan secara simbolis di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan antar lembaga zakat dalam membantu meringankan beban masyarakat selama bulan Ramadhan. Melalui rakor ini, BAZNAS dan LAZ se-Magetan berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah secara lebih terkoordinasi dan tepat sasaran. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dengan adanya program Joyful Tebar Harapan Ramadhan, diharapkan keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat, serta menjadikan zakat sebagai instrumen penting dalam mewujudkan kesejahteraan dan solidaritas sosial di Kabupaten Magetan.

11-03-2026 | Ir

Berita Pendistribusian