
Langkah Nyata BAZNAS, Firman Hadir di Rakor TKPK untuk Wujudkan Graduasi Kemiskinan Magetan 2026
Menuju Graduasi Kemiskinan 2026, Pimpinan BAZNAS Firman Hadir di Rakor TKPK Magetan
Magetan, Rabu (1/4/2026) — Upaya percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Magetan terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Hal ini terlihat dalam Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Magetan Tahun 2026 yang digelar pada Rabu, 1 April 2026. Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Magetan, Firman. Dalam forum strategis tersebut, Firman menegaskan komitmen BAZNAS dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong “graduasi kemiskinan”, yakni transformasi mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat). Menurutnya, zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi harus dikembangkan menjadi program produktif yang berkelanjutan.“BAZNAS hadir tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga membina dan memberdayakan. Harapannya, para mustahik dapat naik kelas menjadi mandiri bahkan menjadi muzaki,” ujar Firman.
Rakor TKPK ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah antar lembaga, mulai dari pemerintah daerah, OPD terkait, hingga lembaga filantropi seperti BAZNAS. Berbagai program dipaparkan, termasuk penguatan data terpadu kesejahteraan sosial, peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat, serta optimalisasi bantuan sosial yang tepat sasaran.Pemerintah Kabupaten Magetan menargetkan penurunan angka kemiskinan secara signifikan pada tahun 2026 melalui pendekatan kolaboratif. Dalam hal ini, peran BAZNAS dinilai strategis karena memiliki fleksibilitas dalam menjangkau masyarakat secara langsung melalui program zakat, infak, dan sedekah.
Firman juga menambahkan bahwa BAZNAS Magetan telah menjalankan berbagai program unggulan, seperti bantuan usaha mikro, pelatihan keterampilan, serta pendampingan intensif bagi keluarga penerima manfaat. Program-program tersebut diharapkan mampu mempercepat proses graduasi kemiskinan secara nyata. Rakor ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk memperkuat kolaborasi, integrasi program, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan demi terwujudnya Magetan yang lebih sejahtera dan bebas dari kemiskinan ekstrem.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Kabupaten Magetan optimistis mampu mencapai target graduasi kemiskinan pada tahun 2026, menjadikan masyarakat lebih mandiri, produktif, dan berdaya.
01-04-2026 | Ir

Keteladanan Ulama: KH. Khoirudin Serahkan Zakat Ternak Kambing ke BAZNAS Magetan
Keteladanan Ulama: KH. Khoirudin Serahkan Zakat Ternak Kambing ke BAZNAS Magetan
Magetan — Keteladanan ulama kembali ditunjukkan oleh KH. Khoirudin, tokoh masyarakat dari Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, Dusun Nglompak, yang menjadi salah satu pelopor dalam menunaikan zakat ternak kambing melalui BAZNAS Kabupaten Magetan. Penyerahan zakat tersebut dilaksanakan pada Selasa, 18 Maret 2026 / Ramadhan 1447 H, pukul 10.00 WIB, langsung di kandang ternak milik beliau.
Dalam kegiatan tersebut, hadir tiga pimpinan BAZNAS Magetan, yakni Ketua, Wakil Ketua I, dan Wakil Ketua III, yang secara langsung menerima zakat ternak kambing dari KH. Khoirudin. Momentum ini menjadi simbol kuat sinergi antara ulama dan lembaga resmi negara dalam pengelolaan zakat yang amanah dan profesional.
KH. Khoirudin menyampaikan bahwa potensi zakat ternak di Kabupaten Magetan sangat besar. Menurutnya, terdapat ratusan peternak kambing di berbagai wilayah yang jumlah ternaknya telah mencapai nisab, sehingga telah memenuhi kewajiban zakat.
“Di Magetan ini banyak sekali peternak yang sebenarnya sudah wajib zakat. Kalau ini bisa disadarkan bersama, maka dampaknya luar biasa untuk kesejahteraan umat,” ungkap beliau.
Ia juga menegaskan pentingnya kesadaran umat Islam dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai bagian dari ibadah sekaligus solusi sosial. Menurutnya, zakat bukan hanya kewajiban individu, tetapi juga instrumen pemberdayaan umat jika dikelola secara terstruktur melalui lembaga resmi seperti BAZNAS.
Dalam perspektif dakwah, zakat memiliki kedudukan yang sangat tinggi. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka..." (QS. At-Taubah: 103)
Ayat ini menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban finansial, tetapi juga sarana penyucian jiwa dan harta. Dengan menunaikan zakat, seorang muslim tidak hanya membantu sesama, tetapi juga membersihkan dirinya dari sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan.
Ketua BAZNAS Magetan dalam sambutannya mengapresiasi keteladanan KH. Khoirudin sebagai ulama yang tidak hanya berdakwah melalui lisan, tetapi juga melalui perbuatan nyata. Ia berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi para peternak lain di Magetan untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS sebagai amil resmi negara.
“Ini adalah contoh nyata dakwah bil hal. Kami berharap para peternak lain bisa mengikuti jejak beliau, sehingga potensi zakat ternak di Magetan dapat terhimpun dan disalurkan secara optimal,” ujarnya.
Program pengelolaan zakat oleh BAZNAS Magetan sendiri mencakup berbagai sektor, mulai dari bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan meningkatnya partisipasi muzakki, diharapkan program-program tersebut dapat semakin luas menjangkau mustahik di seluruh wilayah.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan hanya kewajiban individu, tetapi juga bagian dari gerakan kolektif umat dalam membangun kesejahteraan bersama. Keteladanan KH. Khoirudin menjadi bukti bahwa peran ulama sangat strategis dalam menggerakkan kesadaran umat menuju kebaikan dan keberkahan. Ir_Baznas
17-03-2026 | Ir

Sosialisasi Amil Zakat di Belerejo Kawedanan: Menjaga Istiqomah Mengelola Zakat Sesuai Syariat
Istiqomah Mengelola Zakat: Sosialisasi Pentingnya UPZ di Desa Belerejo Kawedanan
Semangat dakwah zakat terus digelorakan di tengah masyarakat. Hal itu terlihat dalam kegiatan sosialisasi pentingnya pembentukan dan penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang digelar di Balai Desa Belerejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Kamis (13 Maret 2026). Kegiatan ini menghadirkan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Magetan, tokoh agama, serta perwakilan dari lima masjid dan lima mushola di Desa Belerejo.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Pimpinan BAZNAS Magetan Drs. Sumarno Abdul Azis, Wakil Ketua I BAZNAS Magetan Irfandi, S.E., CWC, Amil Pelaksana Azis, serta tokoh masyarakat dan modin Rahmat, yang juga menjadi penggerak kegiatan keagamaan di Belerejo.
Ketua BAZNAS Magetan, Drs. Sumarno Abdul Azis, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan UPZ di tingkat desa sangat penting untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara amanah dan sesuai syariat. Ia menjelaskan bahwa UPZ menjadi jembatan antara masyarakat yang menunaikan zakat dengan lembaga pengelola zakat resmi.
“UPZ adalah ujung tombak pengelolaan zakat di masyarakat. Dengan adanya UPZ di desa, pengumpulan zakat, infak, dan sedekah dapat dilakukan secara lebih terorganisir, transparan, dan sesuai syariah sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Magetan, Irfandi, S.E., CWC, menekankan pentingnya sikap istiqomah bagi para amil dalam mengelola dana umat. Menurutnya, amanah sebagai amil zakat bukan sekadar tugas administratif, tetapi juga bagian dari dakwah dan ibadah.
“Menjadi amil zakat adalah amanah besar. Karena itu, para pengelola UPZ harus istiqomah, jujur, dan profesional dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah. Jika dikelola dengan baik, zakat akan menjadi kekuatan besar untuk membantu masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan umat,” ungkap Irfandi.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmat, selaku modin Desa Belerejo, menyambut baik sosialisasi ini. Ia berharap kehadiran UPZ di desa dapat memperkuat gerakan zakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan penuh antusias. Para tokoh dari lima masjid dan lima mushola turut berdiskusi mengenai strategi penguatan UPZ di tingkat desa. Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan zakat di Desa Belerejo semakin tertata, amanah, dan mampu menghadirkan keberkahan bagi masyarakat.
13-03-2026 | Ir

BAZNAS dan 10 LAZ se-Magetan Bersinergi dalam Rakor Joyful Tebar Harapan Ramadhan Kemenag Magetan
BAZNAS dan 10 LAZ se-Magetan Bersinergi dalam Rakor Joyful Tebar Harapan Ramadhan
Kementerian Agama Kabupaten Magetan melalui bidang KAZI ZAWA menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama BAZNAS dan 10 Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kabupaten Magetan dalam rangka menyukseskan program Joyful Tebar Harapan Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan sebagai bentuk penguatan sinergi antar lembaga pengelola zakat dalam menebar manfaat bagi masyarakat.
Rakor ini dihadiri oleh Ketua Pimpinan BAZNAS Kabupaten Magetan, Ridwan KAZI ZAWA Kemenag Magetan, serta 10 LAZ yang beroperasi di wilayah Magetan. Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan program sosial selama bulan suci Ramadhan, khususnya dalam pendistribusian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu agenda utama dalam program Joyful Tebar Harapan Ramadhan adalah pembagian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu. Rencananya, paket sembako tersebut akan dibagikan secara simbolis di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan antar lembaga zakat dalam membantu meringankan beban masyarakat selama bulan Ramadhan.
Melalui rakor ini, BAZNAS dan LAZ se-Magetan berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah secara lebih terkoordinasi dan tepat sasaran. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dengan adanya program Joyful Tebar Harapan Ramadhan, diharapkan keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat, serta menjadikan zakat sebagai instrumen penting dalam mewujudkan kesejahteraan dan solidaritas sosial di Kabupaten Magetan.
11-03-2026 | Ir

Safari Ramadhan 1447 H: BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Magetan Hadirkan 1.000 Senyum Anak Yatim, Zakat Menguatkan Indonesia
Safari Ramadhan 1447 H: BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Magetan Hadirkan 1.000 Senyum Anak Yatim, Zakat Menguatkan Indonesia
Magetan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Magetan menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1447 H dengan tema “Zakat Menguatkan Indonesia” di GOR Ki Mageti Magetan, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini menghadirkan kebahagiaan bagi 1.000 anak yatim melalui program santunan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Acara tersebut dilaksanakan bersama Sahabat BAZNAS, Relawan BAZNAS, serta BTB BAZNAS yang turut berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan sosial dan keagamaan ini. Kehadiran para relawan dan mitra BAZNAS menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dalam menguatkan peran zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan Safari Ramadhan ini juga disaksikan langsung oleh tiga pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Turut hadir pula Bupati Magetan bersama Wakil Bupati Magetan, Ketua DPRD Magetan, Kapolres Magetan, Komandan Kodim Magetan, Kepala Pengadilan Negeri Magetan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Magetan, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan.
Selain itu, seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Magetan juga turut hadir mendukung kegiatan tersebut, bersama lima pimpinan BAZNAS Kabupaten Magetan yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Safari Ramadhan tahun ini.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS menyalurkan santunan kepada 1.000 anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada generasi muda yang membutuhkan dukungan moral maupun materiil. Program ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS untuk menghadirkan senyum dan harapan bagi anak-anak yatim di bulan suci Ramadhan.
Melalui momentum Safari Ramadhan ini, BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk semakin meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam membantu kaum dhuafa dan anak yatim.
Dengan semangat kebersamaan antara pemerintah daerah, BAZNAS, relawan, serta seluruh elemen masyarakat, kegiatan Safari Ramadhan 1447 H di Kabupaten Magetan diharapkan mampu memperkuat solidaritas sosial sekaligus mempertegas peran zakat sebagai instrumen penting dalam membangun kesejahteraan umat dan menguatkan Indonesia.
05-03-2026 | Ir

BAZNAS Magetan Gelar Safari Ramadhan 2026 di Kecamatan Lembeyan Bersama Forkopimca
BAZNAS Magetan Gelar Safari Ramadhan 2026 di Kecamatan Lembeyan Bersama Forkopimca
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Magetan menggelar kegiatan Safari Ramadhan 2026 di Kecamatan Lembeyan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mempererat sinergi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, serta unsur TNI-Polri dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Safari Ramadhan diisi dengan rangkaian kegiatan keagamaan, silaturahmi, serta penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran unsur Forkopimca menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program-program sosial dan keagamaan yang dijalankan BAZNAS.
Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Magetan menyampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Dengan pengelolaan yang amanah dan profesional, diharapkan manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas dan tepat sasaran.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Melalui Safari Ramadhan ini, BAZNAS Magetan menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik bagi umat serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat.
04-03-2026 | Ir

BAZNAS Kabupaten Magetan Gelar Program Pembinaan UPZ Plaosan di Masjid Mageti
BAZNAS Kabupaten Magetan 27-02-26, Gelar Program Pembinaan UPZ Plaosan di Masjid Mageti Plaosan
Semangat dakwah dan penguatan pengelolaan zakat kembali digaungkan oleh Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Magetan melalui Program Pembinaan UPZ Plaosan yang digelar di Masjid Mageti, Plaosan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai ujung tombak pelayanan zakat, infaq, dan sedekah di tengah masyarakat.
Acara tersebut dihadiri Ketua Takmir Masjid Mageti Bapak Muhtar, Kepala Dinas PU, Pelaksana Harian Takmir Mas Latif, Gus No dari Dinas Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta Ketua BAZNAS Kabupaten Magetan beserta rombongan. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan sinergi antara ulama, umara, dan pengelola zakat dalam membangun kesejahteraan umat.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Magetan menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan instrumen pemberdayaan yang memiliki dampak sosial luas. Zakat membersihkan harta dan jiwa, sementara infaq dan sedekah menjadi wujud kepedulian yang memperkuat ukhuwah Islamiyah. Jika dikelola secara amanah dan profesional melalui UPZ, potensi zakat mampu mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kemandirian ekonomi umat.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
"Khudz min amwâlihim shadaqatan tuthahhiruhum wa tuzakkîhim bihâ..."“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka…” (QS. At-Taubah: 103).
Ayat ini menegaskan bahwa zakat memiliki dimensi spiritual dan sosial sekaligus. Ia menyucikan hati dari sifat kikir dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Dalam konteks pembinaan UPZ, pemahaman ini menjadi landasan agar pengelola zakat bekerja dengan niat ibadah, integritas, dan profesionalitas.
Gus No dari Dinas Kesra turut menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS sangat penting dalam memastikan distribusi bantuan tepat sasaran. Sementara itu, Kepala Dinas PU memberikan apresiasi atas langkah pembinaan ini sebagai bentuk penguatan tata kelola zakat di tingkat masjid.
Program Pembinaan UPZ Plaosan tidak hanya berisi pemaparan materi teknis pengelolaan zakat, tetapi juga motivasi dakwah agar para pengurus UPZ istiqomah dalam mengemban amanah. Zakat, infaq, dan sedekah bukan sekadar program, melainkan gerakan kebaikan yang menyatukan hati umat.
Dengan kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Magetan berharap UPZ di Plaosan semakin solid, transparan, dan akuntabel. Semoga zakat yang ditunaikan masyarakat menjadi cahaya keberkahan, memperkuat solidaritas, serta menjadi jalan terwujudnya kesejahteraan umat di Kabupaten Magetan.
27-02-2026 | Ir

Rabu, 25 Februari 2026: Baznas Magetan Pleno 1.000 Anak Yatim dalam Program Santunan Akbar
Rabu, 25 Februari 2026 — Baznas Magetan menggelar rapat pleno persiapan Program Santunan Akbar bagi 1.000 anak yatim yang akan dilaksanakan pada 5 Maret 2026 mendatang. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Magetan, Sumarno Abdul Azis, bersama jajaran pengurus dan panitia pelaksana.
Dalam rapat pleno tersebut dibahas berbagai persiapan teknis, mulai dari pendataan penerima manfaat, teknis penyaluran santunan, hingga kesiapan lokasi acara di Gor Magetan. Program santunan ini akan digelar bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadhan 1447 H, sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Baznas dalam membantu meringankan beban anak-anak yatim di Kabupaten Magetan.
Sumarno Abdul Azis menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda kolaborasi antara Baznas Propinsi Jawa Timur dan Baznas Magetan . Ia berharap santunan tersebut dapat memberikan kebahagiaan serta semangat bagi anak-anak yatim dalam menyambut Ramadhan.
Melalui kegiatan ini, Baznas Magetan menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan umat, khususnya masyarakat yang membutuhkan di wilayah Magetan.
26-02-2026 | Ir

Latif Takmir Masjid Kimageti Temui Pimpinan BAZNAS Magetan, Wakili UPZ se-Kecamatan Plaosan Ajukan Pembinaan Teknis Tata Kelola Zakat di Kecamatan Plaosan
Latif selaku takmir Masjid Kimageti melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Ayib WR, Pimpinan BAZNAS Magetan. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam mendorong penguatan kapasitas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid yang telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) BAZNAS di wilayah Plaosan. Semangat penguatan tata kelola zakat terus digelorakan di Kecamatan Plaosan.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi itu, Muklis hadir mewakili UPZ masjid se-Kecamatan Plaosan. Ia menyampaikan aspirasi para pengurus UPZ yang menginginkan adanya pembinaan teknis terkait tata kelola zakat, mulai dari administrasi penghimpunan, pencatatan keuangan, hingga mekanisme pelaporan dan pendistribusian yang sesuai dengan regulasi.
Menurut Muklis, pengelolaan zakat yang profesional dan akuntabel menjadi kebutuhan mendesak agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat. “Kami ingin pengurus UPZ memiliki pemahaman yang seragam dan sesuai standar, sehingga zakat yang dihimpun benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi mustahik,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Ayib WR menyambut baik inisiatif para takmir masjid di Plaosan. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Magetan berkomitmen memperkuat sinergi dengan UPZ sebagai ujung tombak penghimpunan zakat di tingkat desa dan masjid. Pembinaan teknis dinilai penting agar pengelolaan zakat tidak hanya berjalan secara tradisional, tetapi juga berbasis sistem yang tertib dan transparan.
Rencana pembinaan tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan langsung kepada para pengurus UPZ. Dengan langkah ini, diharapkan tata kelola zakat di Kecamatan Plaosan semakin profesional, amanah, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.
25-02-2026 | Ir

Sabar, Lurah Desa Temboro, Jadi Kepala Desa Pertama di Kabupaten Magetan yang Resmi Terdaftar sebagai Muzaki Tetap BAZNAS Magetan
Pada bulan suci Ramadhan 2026 / 1447 H., semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin terasa di tengah masyarakat Kabupaten Magetan. Momentum penuh berkah ini menjadi saksi lahirnya teladan kebaikan dari seorang pemimpin desa. Sabar, Lurah Desa Temboro, Kecamatan Karas, resmi terdaftar sebagai muzaki tetap di BAZNAS Magetan. Ia pun tercatat sebagai kepala desa pertama di Kabupaten Magetan yang mendaftarkan diri sebagai muzaki tetap melalui lembaga resmi tersebut.
Pendaftaran zakat dilakukan dengan layanan jemput zakat yang diinisiasi BAZNAS Magetan. Proses tersebut dilaksanakan secara langsung oleh Yuyun, relawan BAZNAS dari Karas, yang hadir mewakili semangat pelayanan kepada masyarakat. Turut mendampingi dalam kesempatan itu Irfandi, Pimpinan BAZNAS Magetan Bidang Penghimpunan, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas komitmen yang ditunjukkan oleh Lurah Sabar.
Dalam suasana Ramadhan yang penuh keberkahan, Sabar menyampaikan bahwa zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga wujud kepedulian sosial dan tanggung jawab moral sebagai seorang muslim serta pemimpin masyarakat. Ia berharap langkahnya dapat menginspirasi para perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih terarah dan tepat sasaran.
BAZNAS Magetan mengapresiasi komitmen tersebut sebagai contoh nyata sinergi antara pemerintah desa dan lembaga pengelola zakat. Dengan menjadi muzaki tetap, Lurah Sabar menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui keteladanan dalam beribadah dan berbagi.
Semoga langkah ini menjadi awal dari gerakan kebaikan yang lebih luas di Kabupaten Magetan, sehingga keberkahan Ramadhan semakin dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan uluran tangan.
25-02-2026 | Ir

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Magetan.
Lihat Daftar Rekening →