WhatsApp Icon
BAZNAS Magetan Gelar Safari Ramadhan 2026 di Kecamatan Lembeyan Bersama Forkopimca

BAZNAS Magetan Gelar Safari Ramadhan 2026 di Kecamatan Lembeyan Bersama Forkopimca

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Magetan menggelar kegiatan Safari Ramadhan 2026 di Kecamatan Lembeyan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mempererat sinergi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, serta unsur TNI-Polri dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Safari Ramadhan diisi dengan rangkaian kegiatan keagamaan, silaturahmi, serta penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran unsur Forkopimca menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program-program sosial dan keagamaan yang dijalankan BAZNAS.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Magetan menyampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Dengan pengelolaan yang amanah dan profesional, diharapkan manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas dan tepat sasaran.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Melalui Safari Ramadhan ini, BAZNAS Magetan menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik bagi umat serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat.

04-03-2026 | Kontributor: Ir
BAZNAS Kabupaten Magetan Gelar Program Pembinaan UPZ Plaosan di Masjid Mageti

BAZNAS Kabupaten Magetan 27-02-26, Gelar Program Pembinaan UPZ Plaosan di Masjid Mageti Plaosan

Semangat dakwah dan penguatan pengelolaan zakat kembali digaungkan oleh Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Magetan melalui Program Pembinaan UPZ Plaosan yang digelar di Masjid Mageti, Plaosan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai ujung tombak pelayanan zakat, infaq, dan sedekah di tengah masyarakat.

Acara tersebut dihadiri Ketua Takmir Masjid Mageti Bapak Muhtar, Kepala Dinas PU, Pelaksana Harian Takmir Mas Latif, Gus No dari Dinas Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta Ketua BAZNAS Kabupaten Magetan beserta rombongan. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan sinergi antara ulama, umara, dan pengelola zakat dalam membangun kesejahteraan umat.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Magetan menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan instrumen pemberdayaan yang memiliki dampak sosial luas. Zakat membersihkan harta dan jiwa, sementara infaq dan sedekah menjadi wujud kepedulian yang memperkuat ukhuwah Islamiyah. Jika dikelola secara amanah dan profesional melalui UPZ, potensi zakat mampu mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kemandirian ekonomi umat.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

"Khudz min amwâlihim shadaqatan tuthahhiruhum wa tuzakkîhim bihâ..."
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka…” (QS. At-Taubah: 103).

Ayat ini menegaskan bahwa zakat memiliki dimensi spiritual dan sosial sekaligus. Ia menyucikan hati dari sifat kikir dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Dalam konteks pembinaan UPZ, pemahaman ini menjadi landasan agar pengelola zakat bekerja dengan niat ibadah, integritas, dan profesionalitas.

Gus No dari Dinas Kesra turut menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS sangat penting dalam memastikan distribusi bantuan tepat sasaran. Sementara itu, Kepala Dinas PU memberikan apresiasi atas langkah pembinaan ini sebagai bentuk penguatan tata kelola zakat di tingkat masjid.

Program Pembinaan UPZ Plaosan tidak hanya berisi pemaparan materi teknis pengelolaan zakat, tetapi juga motivasi dakwah agar para pengurus UPZ istiqomah dalam mengemban amanah. Zakat, infaq, dan sedekah bukan sekadar program, melainkan gerakan kebaikan yang menyatukan hati umat.

Dengan kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Magetan berharap UPZ di Plaosan semakin solid, transparan, dan akuntabel. Semoga zakat yang ditunaikan masyarakat menjadi cahaya keberkahan, memperkuat solidaritas, serta menjadi jalan terwujudnya kesejahteraan umat di Kabupaten Magetan.

27-02-2026 | Kontributor: Ir
Rabu, 25 Februari 2026: Baznas Magetan Pleno 1.000 Anak Yatim dalam Program Santunan Akbar

Rabu, 25 Februari 2026 — Baznas Magetan menggelar rapat pleno persiapan Program Santunan Akbar bagi 1.000 anak yatim yang akan dilaksanakan pada 5 Maret 2026 mendatang. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Magetan, Sumarno Abdul Azis, bersama jajaran pengurus dan panitia pelaksana.

Dalam rapat pleno tersebut dibahas berbagai persiapan teknis, mulai dari pendataan penerima manfaat, teknis penyaluran santunan, hingga kesiapan lokasi acara di Gor Magetan. Program santunan ini akan digelar bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadhan 1447 H, sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Baznas dalam membantu meringankan beban anak-anak yatim di Kabupaten Magetan.

Sumarno Abdul Azis menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda kolaborasi antara Baznas Propinsi Jawa Timur dan Baznas Magetan . Ia berharap santunan tersebut dapat memberikan kebahagiaan serta semangat bagi anak-anak yatim dalam menyambut Ramadhan.

Melalui kegiatan ini, Baznas Magetan menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan umat, khususnya masyarakat yang membutuhkan di wilayah Magetan.

26-02-2026 | Kontributor: Ir
Latif Takmir Masjid Kimageti Temui Pimpinan BAZNAS Magetan, Wakili UPZ se-Kecamatan Plaosan Ajukan Pembinaan Teknis Tata Kelola Zakat di Kecamatan Plaosan

Latif selaku takmir Masjid Kimageti melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Ayib WR, Pimpinan BAZNAS Magetan. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam mendorong penguatan kapasitas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid yang telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) BAZNAS di wilayah Plaosan. Semangat penguatan tata kelola zakat terus digelorakan di Kecamatan Plaosan.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi itu, Muklis hadir mewakili UPZ masjid se-Kecamatan Plaosan. Ia menyampaikan aspirasi para pengurus UPZ yang menginginkan adanya pembinaan teknis terkait tata kelola zakat, mulai dari administrasi penghimpunan, pencatatan keuangan, hingga mekanisme pelaporan dan pendistribusian yang sesuai dengan regulasi.

Menurut Muklis, pengelolaan zakat yang profesional dan akuntabel menjadi kebutuhan mendesak agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat. “Kami ingin pengurus UPZ memiliki pemahaman yang seragam dan sesuai standar, sehingga zakat yang dihimpun benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi mustahik,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ayib WR menyambut baik inisiatif para takmir masjid di Plaosan. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Magetan berkomitmen memperkuat sinergi dengan UPZ sebagai ujung tombak penghimpunan zakat di tingkat desa dan masjid. Pembinaan teknis dinilai penting agar pengelolaan zakat tidak hanya berjalan secara tradisional, tetapi juga berbasis sistem yang tertib dan transparan.

Rencana pembinaan tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan langsung kepada para pengurus UPZ. Dengan langkah ini, diharapkan tata kelola zakat di Kecamatan Plaosan semakin profesional, amanah, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

25-02-2026 | Kontributor: Ir
Sabar, Lurah Desa Temboro, Jadi Kepala Desa Pertama di Kabupaten Magetan yang Resmi Terdaftar sebagai Muzaki Tetap BAZNAS Magetan

Pada bulan suci Ramadhan 2026 / 1447 H., semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin terasa di tengah masyarakat Kabupaten Magetan. Momentum penuh berkah ini menjadi saksi lahirnya teladan kebaikan dari seorang pemimpin desa. Sabar, Lurah Desa Temboro, Kecamatan Karas, resmi terdaftar sebagai muzaki tetap di BAZNAS Magetan. Ia pun tercatat sebagai kepala desa pertama di Kabupaten Magetan yang mendaftarkan diri sebagai muzaki tetap melalui lembaga resmi tersebut.

Pendaftaran zakat dilakukan dengan layanan jemput zakat yang diinisiasi BAZNAS Magetan. Proses tersebut dilaksanakan secara langsung oleh Yuyun, relawan BAZNAS dari Karas, yang hadir mewakili semangat pelayanan kepada masyarakat. Turut mendampingi dalam kesempatan itu Irfandi, Pimpinan BAZNAS Magetan Bidang Penghimpunan, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas komitmen yang ditunjukkan oleh Lurah Sabar.

Dalam suasana Ramadhan yang penuh keberkahan, Sabar menyampaikan bahwa zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga wujud kepedulian sosial dan tanggung jawab moral sebagai seorang muslim serta pemimpin masyarakat. Ia berharap langkahnya dapat menginspirasi para perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih terarah dan tepat sasaran.

BAZNAS Magetan mengapresiasi komitmen tersebut sebagai contoh nyata sinergi antara pemerintah desa dan lembaga pengelola zakat. Dengan menjadi muzaki tetap, Lurah Sabar menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui keteladanan dalam beribadah dan berbagi.

Semoga langkah ini menjadi awal dari gerakan kebaikan yang lebih luas di Kabupaten Magetan, sehingga keberkahan Ramadhan semakin dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan uluran tangan.

25-02-2026 | Kontributor: Ir
Relawan BAZNAS Magetan Matangkan Koordinasi Santunan 1.000 Anak Yatim di GOR Ki Mageti, 5 Maret 2026

Solid Bergerak, Relawan BAZNAS Kabupaten Magetan Siapkan Acara Santunan Akbar 1.000 Anak Yatim 5 Maret 2026

Magetan 24/02/2026– Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tampak begitu kuat dalam koordinasi yang digelar para relawan BAZNAS Kabupaten Magetan menjelang pelaksanaan santunan akbar bagi 1.000 anak yatim. Kegiatan yang akan dilaksanakan pada 5 Maret 2026 di GOR Ki Mageti ini menjadi wujud nyata komitmen menghadirkan kebahagiaan dan dukungan moral bagi anak-anak yang membutuhkan.

Rapat koordinasi yang berlangsung penuh semangat tersebut membahas berbagai aspek teknis, mulai dari pendataan penerima manfaat, kesiapan lokasi, mekanisme distribusi bantuan, hingga pengaturan alur kedatangan peserta. Seluruh relawan bergerak solid, memastikan setiap anak yatim yang hadir nantinya dapat merasakan pelayanan yang tertib, aman, dan penuh kehangatan.

Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat nilai empati dan gotong royong di tengah masyarakat. “Kami ingin memastikan santunan ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan rasa diperhatikan bagi anak-anak yatim,” ujarnya.

Acara santunan akbar ini direncanakan akan diisi dengan doa bersama, motivasi, serta penyerahan bantuan secara simbolis. Dukungan dari para donatur dan masyarakat Kabupaten Magetan menjadi energi utama terselenggaranya kegiatan ini. Sinergi antara relawan, pengurus, dan berbagai pihak diharapkan mampu menghadirkan acara yang lancar dan penuh makna.

Dengan persiapan yang matang dan semangat solidaritas yang terus menyala, BAZNAS Kabupaten Magetan optimistis santunan akbar 1.000 anak yatim ini akan menjadi momentum berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat kepedulian sosial di Kabupaten Magetan.

25-02-2026 | Kontributor: Ir
Panitia BAZNAS Magetan Cek Lokasi dan Final Meeting Program 1.000 Anak Yatim Bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur di GOR Ki Mageti

BREAKING NEWS

Panitia BAZNAS Magetan Matangkan Persiapan Program 1.000 Anak Yatim Bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur di GOR Ki Mageti

Magetan 22-02-2026 – Panitia pelaksana kegiatan bantuan 1.000 anak yatim dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur bergerak cepat melakukan cek lokasi dan final meeting di GOR Ki Mageti, Magetan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia, Nur Azizah Syahan Syah, guna memastikan seluruh persiapan berjalan maksimal menjelang hari pelaksanaan.

Rapat final tersebut dihadiri oleh Sekretaris Muhammad Adha Alziiz, Bendahara Bambang Sulistyono W, Koordinator Acara Teddy Muhroni, Koordinator Konsumsi Yani Istina, serta Koordinator Dokumentasi Fahim Amrillah. Seluruh panitia melakukan pengecekan teknis mulai dari tata letak panggung, alur kedatangan peserta, distribusi bantuan, hingga kesiapan konsumsi dan dokumentasi.

Program bantuan bagi 1.000 anak yatim ini merupakan kolaborasi bersama BAZNAS Kabupaten Magetan sebagai tuan rumah pelaksana daerah. Rencananya, kegiatan akan dilaksanakan pada 5 Maret 2026 di GOR Ki Mageti dan diproyeksikan berlangsung khidmat serta tertib.

Ketua Panitia menyampaikan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan agar acara berjalan lancar dan tepat sasaran. Panitia berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim penerima manfaat.

Dengan persiapan yang semakin matang, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum kepedulian sosial yang memperkuat sinergi zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan umat di Kabupaten Magetan.

23-02-2026 | Kontributor: Ir
Respons Cepat, Pimpinan BAZNAS Magetan Survei Calon Penerima Bantuan Sanitasi

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Magetan, Sofyan selaku Wakil Ketua II, melakukan survei lapangan terkait pengajuan bantuan sanitasi di rumah warga Kelurahan Kebonagung, Kabupaten Magetan, Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat kurang mampu.

Survei dilakukan di kediaman Bapak Slamet yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir. Kondisi sanitasi rumah yang masih terbatas menjadi perhatian serius, mengingat sanitasi yang layak merupakan kebutuhan dasar bagi kesehatan keluarga. Dalam kunjungan tersebut, Sofyan meninjau langsung fasilitas MCK serta kondisi saluran pembuangan air untuk memastikan kelayakan penerima bantuan.

Kedatangan rombongan BAZNAS diterima oleh Ibu Kepala Kelurahan Kebonagung, Anam Dwi Satria. Beliau menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respons cepat BAZNAS Magetan terhadap kebutuhan warganya. Menurutnya, bantuan sanitasi sangat dibutuhkan untuk mendukung program lingkungan sehat di wilayah kelurahan.

Sofyan menyampaikan bahwa hasil survei ini akan menjadi dasar penetapan bantuan melalui program pendayagunaan zakat. Diharapkan, bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga Bapak Slamet dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan serta kesejahteraan masyarakat sekitar.

19-02-2026 | Kontributor: ir
BAZNAS Magetan Gelar Rapat PAK Pembahasan RKAT 2027 untuk Penguatan Program ZIS

BAZNAS Magetan Gelar Rapat Pembahasan PAK RKAT 2027 untuk Penguatan Program ZIS

Magetan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Magetan menggelar Rapat PAK (Perubahan Anggaran Kegiatan) dalam rangka pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2027. Kegiatan ini dilaksanakan di kantor BAZNAS Magetan dan diikuti oleh pimpinan serta jajaran amil sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat tata kelola dan optimalisasi program Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

Rapat PAK ini bertujuan untuk melakukan evaluasi capaian program tahun berjalan sekaligus menyusun perencanaan strategis tahun 2027 agar lebih terarah, efektif, dan tepat sasaran. Dalam pembahasan tersebut, seluruh bidang menyampaikan laporan perkembangan program, mulai dari pengumpulan, pendistribusian, hingga pendayagunaan dana ZIS.

Ketua BAZNAS Magetan menyampaikan bahwa RKAT 2027 harus disusun secara realistis namun progresif, menyesuaikan potensi daerah dan kebutuhan mustahik. Selain itu, penguatan digitalisasi layanan, peningkatan sinergi dengan UPZ OPD dan desa, serta transparansi laporan keuangan menjadi prioritas utama dalam perencanaan mendatang.

Dalam forum tersebut juga dibahas strategi peningkatan penghimpunan dana ZIS melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk penguatan layanan jemput zakat serta optimalisasi pelaporan berbasis sistem seperti SIMBA. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan muzaki sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada penerima manfaat.

Rapat berlangsung secara partisipatif dengan diskusi yang konstruktif dari seluruh peserta. Setiap usulan dan masukan dicatat sebagai bagian dari penyempurnaan dokumen RKAT 2027 sebelum ditetapkan secara resmi.

Melalui Rapat PAK Pembahasan RKAT 2027 ini, BAZNAS Magetan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalitas dan akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS, sehingga kebermanfaatannya semakin dirasakan oleh masyarakat Magetan, khususnya para mustahik yang membutuhkan dukungan dan pemberdayaan ekonomi.

11-02-2026 | Kontributor: Ir
BAZNAS Magetan Ikuti Kelas Optimalisasi Pengumpulan UPZ Desa Pusdiklat BAZNAS RI

Kelas Optimalisasi Pengumpulan UPZ Desa Digelar melalui Webinar Pusdiklat BAZNAS RI

Magetan— Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI menyelenggarakan Kelas Optimalisasi Pengumpulan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa melalui webinar nasional sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kinerja UPZ di tingkat desa. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan BAZNAS daerah, amil zakat, pengelola UPZ desa, serta pegiat zakat dari berbagai wilayah di Indonesia.

Webinar ini bertujuan memperkuat pemahaman peserta terkait strategi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang efektif, akuntabel, dan berkelanjutan di tingkat desa. UPZ desa dinilai memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menghimpun potensi zakat masyarakat, sehingga diperlukan pengelolaan yang profesional dan sesuai regulasi.

Dalam kelas ini, narasumber dari Pusdiklat BAZNAS RI menyampaikan materi mengenai tata kelola UPZ desa, teknik optimalisasi pengumpulan ZIS, pemanfaatan data muzakki, serta penguatan koordinasi antara UPZ desa dengan BAZNAS kabupaten/kota. Peserta juga dibekali praktik baik (best practice) dari daerah yang telah berhasil meningkatkan penghimpunan zakat berbasis desa.

Melalui webinar ini, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan strategi penghimpunan yang adaptif terhadap kondisi sosial masyarakat desa, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat. Selain itu, penguatan UPZ desa juga diarahkan untuk mendukung program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat secara terintegrasi.

Pusdiklat BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program peningkatan kapasitas amil zakat secara berkelanjutan. Dengan optimalisasi peran UPZ desa, diharapkan pengumpulan ZIS semakin meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

10-02-2026 | Kontributor: Ir
BAZNAS Magetan Gelar Safari Ramadhan 2026 di Kecamatan Lembeyan Bersama Forkopimca
BAZNAS Magetan Gelar Safari Ramadhan 2026 di Kecamatan Lembeyan Bersama Forkopimca
BAZNAS Magetan Gelar Safari Ramadhan 2026 di Kecamatan Lembeyan Bersama Forkopimca Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Magetan menggelar kegiatan Safari Ramadhan 2026 di Kecamatan Lembeyan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mempererat sinergi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, serta unsur TNI-Polri dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. Safari Ramadhan diisi dengan rangkaian kegiatan keagamaan, silaturahmi, serta penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran unsur Forkopimca menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program-program sosial dan keagamaan yang dijalankan BAZNAS. Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Magetan menyampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Dengan pengelolaan yang amanah dan profesional, diharapkan manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas dan tepat sasaran. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Melalui Safari Ramadhan ini, BAZNAS Magetan menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik bagi umat serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat.

04-03-2026 | Ir

BAZNAS Kabupaten Magetan Gelar Program Pembinaan UPZ Plaosan di Masjid Mageti
BAZNAS Kabupaten Magetan Gelar Program Pembinaan UPZ Plaosan di Masjid Mageti
BAZNAS Kabupaten Magetan 27-02-26, Gelar Program Pembinaan UPZ Plaosan di Masjid Mageti Plaosan Semangat dakwah dan penguatan pengelolaan zakat kembali digaungkan oleh Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Magetan melalui Program Pembinaan UPZ Plaosan yang digelar di Masjid Mageti, Plaosan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai ujung tombak pelayanan zakat, infaq, dan sedekah di tengah masyarakat. Acara tersebut dihadiri Ketua Takmir Masjid Mageti Bapak Muhtar, Kepala Dinas PU, Pelaksana Harian Takmir Mas Latif, Gus No dari Dinas Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta Ketua BAZNAS Kabupaten Magetan beserta rombongan. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan sinergi antara ulama, umara, dan pengelola zakat dalam membangun kesejahteraan umat. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Magetan menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan instrumen pemberdayaan yang memiliki dampak sosial luas. Zakat membersihkan harta dan jiwa, sementara infaq dan sedekah menjadi wujud kepedulian yang memperkuat ukhuwah Islamiyah. Jika dikelola secara amanah dan profesional melalui UPZ, potensi zakat mampu mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kemandirian ekonomi umat. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: "Khudz min amwâlihim shadaqatan tuthahhiruhum wa tuzakkîhim bihâ..."“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka…” (QS. At-Taubah: 103). Ayat ini menegaskan bahwa zakat memiliki dimensi spiritual dan sosial sekaligus. Ia menyucikan hati dari sifat kikir dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Dalam konteks pembinaan UPZ, pemahaman ini menjadi landasan agar pengelola zakat bekerja dengan niat ibadah, integritas, dan profesionalitas. Gus No dari Dinas Kesra turut menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS sangat penting dalam memastikan distribusi bantuan tepat sasaran. Sementara itu, Kepala Dinas PU memberikan apresiasi atas langkah pembinaan ini sebagai bentuk penguatan tata kelola zakat di tingkat masjid. Program Pembinaan UPZ Plaosan tidak hanya berisi pemaparan materi teknis pengelolaan zakat, tetapi juga motivasi dakwah agar para pengurus UPZ istiqomah dalam mengemban amanah. Zakat, infaq, dan sedekah bukan sekadar program, melainkan gerakan kebaikan yang menyatukan hati umat. Dengan kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Magetan berharap UPZ di Plaosan semakin solid, transparan, dan akuntabel. Semoga zakat yang ditunaikan masyarakat menjadi cahaya keberkahan, memperkuat solidaritas, serta menjadi jalan terwujudnya kesejahteraan umat di Kabupaten Magetan.

27-02-2026 | Ir

Rabu, 25 Februari 2026: Baznas Magetan Pleno 1.000 Anak Yatim dalam Program Santunan Akbar
Rabu, 25 Februari 2026: Baznas Magetan Pleno 1.000 Anak Yatim dalam Program Santunan Akbar
Rabu, 25 Februari 2026 — Baznas Magetan menggelar rapat pleno persiapan Program Santunan Akbar bagi 1.000 anak yatim yang akan dilaksanakan pada 5 Maret 2026 mendatang. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Magetan, Sumarno Abdul Azis, bersama jajaran pengurus dan panitia pelaksana. Dalam rapat pleno tersebut dibahas berbagai persiapan teknis, mulai dari pendataan penerima manfaat, teknis penyaluran santunan, hingga kesiapan lokasi acara di Gor Magetan. Program santunan ini akan digelar bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadhan 1447 H, sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Baznas dalam membantu meringankan beban anak-anak yatim di Kabupaten Magetan. Sumarno Abdul Azis menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda kolaborasi antara Baznas Propinsi Jawa Timur dan Baznas Magetan . Ia berharap santunan tersebut dapat memberikan kebahagiaan serta semangat bagi anak-anak yatim dalam menyambut Ramadhan. Melalui kegiatan ini, Baznas Magetan menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan umat, khususnya masyarakat yang membutuhkan di wilayah Magetan.

26-02-2026 | Ir

Latif Takmir Masjid Kimageti Temui Pimpinan BAZNAS Magetan, Wakili UPZ se-Kecamatan Plaosan Ajukan Pembinaan Teknis Tata Kelola Zakat di Kecamatan Plaosan
Latif Takmir Masjid Kimageti Temui Pimpinan BAZNAS Magetan, Wakili UPZ se-Kecamatan Plaosan Ajukan Pembinaan Teknis Tata Kelola Zakat di Kecamatan Plaosan
Latif selaku takmir Masjid Kimageti melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Ayib WR, Pimpinan BAZNAS Magetan. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam mendorong penguatan kapasitas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid yang telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) BAZNAS di wilayah Plaosan. Semangat penguatan tata kelola zakat terus digelorakan di Kecamatan Plaosan. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi itu, Muklis hadir mewakili UPZ masjid se-Kecamatan Plaosan. Ia menyampaikan aspirasi para pengurus UPZ yang menginginkan adanya pembinaan teknis terkait tata kelola zakat, mulai dari administrasi penghimpunan, pencatatan keuangan, hingga mekanisme pelaporan dan pendistribusian yang sesuai dengan regulasi. Menurut Muklis, pengelolaan zakat yang profesional dan akuntabel menjadi kebutuhan mendesak agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat. “Kami ingin pengurus UPZ memiliki pemahaman yang seragam dan sesuai standar, sehingga zakat yang dihimpun benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi mustahik,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Ayib WR menyambut baik inisiatif para takmir masjid di Plaosan. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Magetan berkomitmen memperkuat sinergi dengan UPZ sebagai ujung tombak penghimpunan zakat di tingkat desa dan masjid. Pembinaan teknis dinilai penting agar pengelolaan zakat tidak hanya berjalan secara tradisional, tetapi juga berbasis sistem yang tertib dan transparan. Rencana pembinaan tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan langsung kepada para pengurus UPZ. Dengan langkah ini, diharapkan tata kelola zakat di Kecamatan Plaosan semakin profesional, amanah, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

25-02-2026 | Ir

Sabar, Lurah Desa Temboro, Jadi Kepala Desa Pertama di Kabupaten Magetan yang Resmi Terdaftar sebagai Muzaki Tetap BAZNAS Magetan
Sabar, Lurah Desa Temboro, Jadi Kepala Desa Pertama di Kabupaten Magetan yang Resmi Terdaftar sebagai Muzaki Tetap BAZNAS Magetan
Pada bulan suci Ramadhan 2026 / 1447 H., semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin terasa di tengah masyarakat Kabupaten Magetan. Momentum penuh berkah ini menjadi saksi lahirnya teladan kebaikan dari seorang pemimpin desa. Sabar, Lurah Desa Temboro, Kecamatan Karas, resmi terdaftar sebagai muzaki tetap di BAZNAS Magetan. Ia pun tercatat sebagai kepala desa pertama di Kabupaten Magetan yang mendaftarkan diri sebagai muzaki tetap melalui lembaga resmi tersebut. Pendaftaran zakat dilakukan dengan layanan jemput zakat yang diinisiasi BAZNAS Magetan. Proses tersebut dilaksanakan secara langsung oleh Yuyun, relawan BAZNAS dari Karas, yang hadir mewakili semangat pelayanan kepada masyarakat. Turut mendampingi dalam kesempatan itu Irfandi, Pimpinan BAZNAS Magetan Bidang Penghimpunan, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas komitmen yang ditunjukkan oleh Lurah Sabar. Dalam suasana Ramadhan yang penuh keberkahan, Sabar menyampaikan bahwa zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga wujud kepedulian sosial dan tanggung jawab moral sebagai seorang muslim serta pemimpin masyarakat. Ia berharap langkahnya dapat menginspirasi para perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih terarah dan tepat sasaran. BAZNAS Magetan mengapresiasi komitmen tersebut sebagai contoh nyata sinergi antara pemerintah desa dan lembaga pengelola zakat. Dengan menjadi muzaki tetap, Lurah Sabar menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui keteladanan dalam beribadah dan berbagi. Semoga langkah ini menjadi awal dari gerakan kebaikan yang lebih luas di Kabupaten Magetan, sehingga keberkahan Ramadhan semakin dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan uluran tangan.

25-02-2026 | Ir

Relawan BAZNAS Magetan Matangkan Koordinasi Santunan 1.000 Anak Yatim di GOR Ki Mageti, 5 Maret 2026
Relawan BAZNAS Magetan Matangkan Koordinasi Santunan 1.000 Anak Yatim di GOR Ki Mageti, 5 Maret 2026
Solid Bergerak, Relawan BAZNAS Kabupaten Magetan Siapkan Acara Santunan Akbar 1.000 Anak Yatim 5 Maret 2026 Magetan 24/02/2026– Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tampak begitu kuat dalam koordinasi yang digelar para relawan BAZNAS Kabupaten Magetan menjelang pelaksanaan santunan akbar bagi 1.000 anak yatim. Kegiatan yang akan dilaksanakan pada 5 Maret 2026 di GOR Ki Mageti ini menjadi wujud nyata komitmen menghadirkan kebahagiaan dan dukungan moral bagi anak-anak yang membutuhkan. Rapat koordinasi yang berlangsung penuh semangat tersebut membahas berbagai aspek teknis, mulai dari pendataan penerima manfaat, kesiapan lokasi, mekanisme distribusi bantuan, hingga pengaturan alur kedatangan peserta. Seluruh relawan bergerak solid, memastikan setiap anak yatim yang hadir nantinya dapat merasakan pelayanan yang tertib, aman, dan penuh kehangatan. Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat nilai empati dan gotong royong di tengah masyarakat. “Kami ingin memastikan santunan ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan rasa diperhatikan bagi anak-anak yatim,” ujarnya. Acara santunan akbar ini direncanakan akan diisi dengan doa bersama, motivasi, serta penyerahan bantuan secara simbolis. Dukungan dari para donatur dan masyarakat Kabupaten Magetan menjadi energi utama terselenggaranya kegiatan ini. Sinergi antara relawan, pengurus, dan berbagai pihak diharapkan mampu menghadirkan acara yang lancar dan penuh makna. Dengan persiapan yang matang dan semangat solidaritas yang terus menyala, BAZNAS Kabupaten Magetan optimistis santunan akbar 1.000 anak yatim ini akan menjadi momentum berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat kepedulian sosial di Kabupaten Magetan.

25-02-2026 | Ir

Panitia BAZNAS Magetan Cek Lokasi dan Final Meeting Program 1.000 Anak Yatim Bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur di GOR Ki Mageti
Panitia BAZNAS Magetan Cek Lokasi dan Final Meeting Program 1.000 Anak Yatim Bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur di GOR Ki Mageti
BREAKING NEWS Panitia BAZNAS Magetan Matangkan Persiapan Program 1.000 Anak Yatim Bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur di GOR Ki Mageti Magetan 22-02-2026 – Panitia pelaksana kegiatan bantuan 1.000 anak yatim dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur bergerak cepat melakukan cek lokasi dan final meeting di GOR Ki Mageti, Magetan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia, Nur Azizah Syahan Syah, guna memastikan seluruh persiapan berjalan maksimal menjelang hari pelaksanaan. Rapat final tersebut dihadiri oleh Sekretaris Muhammad Adha Alziiz, Bendahara Bambang Sulistyono W, Koordinator Acara Teddy Muhroni, Koordinator Konsumsi Yani Istina, serta Koordinator Dokumentasi Fahim Amrillah. Seluruh panitia melakukan pengecekan teknis mulai dari tata letak panggung, alur kedatangan peserta, distribusi bantuan, hingga kesiapan konsumsi dan dokumentasi. Program bantuan bagi 1.000 anak yatim ini merupakan kolaborasi bersama BAZNAS Kabupaten Magetan sebagai tuan rumah pelaksana daerah. Rencananya, kegiatan akan dilaksanakan pada 5 Maret 2026 di GOR Ki Mageti dan diproyeksikan berlangsung khidmat serta tertib. Ketua Panitia menyampaikan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan agar acara berjalan lancar dan tepat sasaran. Panitia berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim penerima manfaat. Dengan persiapan yang semakin matang, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum kepedulian sosial yang memperkuat sinergi zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan umat di Kabupaten Magetan.

23-02-2026 | Ir

Respons Cepat, Pimpinan BAZNAS Magetan Survei Calon Penerima Bantuan Sanitasi
Respons Cepat, Pimpinan BAZNAS Magetan Survei Calon Penerima Bantuan Sanitasi
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Magetan, Sofyan selaku Wakil Ketua II, melakukan survei lapangan terkait pengajuan bantuan sanitasi di rumah warga Kelurahan Kebonagung, Kabupaten Magetan, Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat kurang mampu. Survei dilakukan di kediaman Bapak Slamet yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir. Kondisi sanitasi rumah yang masih terbatas menjadi perhatian serius, mengingat sanitasi yang layak merupakan kebutuhan dasar bagi kesehatan keluarga. Dalam kunjungan tersebut, Sofyan meninjau langsung fasilitas MCK serta kondisi saluran pembuangan air untuk memastikan kelayakan penerima bantuan. Kedatangan rombongan BAZNAS diterima oleh Ibu Kepala Kelurahan Kebonagung, Anam Dwi Satria. Beliau menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respons cepat BAZNAS Magetan terhadap kebutuhan warganya. Menurutnya, bantuan sanitasi sangat dibutuhkan untuk mendukung program lingkungan sehat di wilayah kelurahan. Sofyan menyampaikan bahwa hasil survei ini akan menjadi dasar penetapan bantuan melalui program pendayagunaan zakat. Diharapkan, bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga Bapak Slamet dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan serta kesejahteraan masyarakat sekitar.

19-02-2026 | ir

BAZNAS Magetan Gelar Rapat PAK Pembahasan RKAT 2027 untuk Penguatan Program ZIS
BAZNAS Magetan Gelar Rapat PAK Pembahasan RKAT 2027 untuk Penguatan Program ZIS
BAZNAS Magetan Gelar Rapat Pembahasan PAK RKAT 2027 untuk Penguatan Program ZIS Magetan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Magetan menggelar Rapat PAK (Perubahan Anggaran Kegiatan) dalam rangka pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2027. Kegiatan ini dilaksanakan di kantor BAZNAS Magetan dan diikuti oleh pimpinan serta jajaran amil sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat tata kelola dan optimalisasi program Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Rapat PAK ini bertujuan untuk melakukan evaluasi capaian program tahun berjalan sekaligus menyusun perencanaan strategis tahun 2027 agar lebih terarah, efektif, dan tepat sasaran. Dalam pembahasan tersebut, seluruh bidang menyampaikan laporan perkembangan program, mulai dari pengumpulan, pendistribusian, hingga pendayagunaan dana ZIS. Ketua BAZNAS Magetan menyampaikan bahwa RKAT 2027 harus disusun secara realistis namun progresif, menyesuaikan potensi daerah dan kebutuhan mustahik. Selain itu, penguatan digitalisasi layanan, peningkatan sinergi dengan UPZ OPD dan desa, serta transparansi laporan keuangan menjadi prioritas utama dalam perencanaan mendatang. Dalam forum tersebut juga dibahas strategi peningkatan penghimpunan dana ZIS melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk penguatan layanan jemput zakat serta optimalisasi pelaporan berbasis sistem seperti SIMBA. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan muzaki sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada penerima manfaat. Rapat berlangsung secara partisipatif dengan diskusi yang konstruktif dari seluruh peserta. Setiap usulan dan masukan dicatat sebagai bagian dari penyempurnaan dokumen RKAT 2027 sebelum ditetapkan secara resmi. Melalui Rapat PAK Pembahasan RKAT 2027 ini, BAZNAS Magetan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalitas dan akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS, sehingga kebermanfaatannya semakin dirasakan oleh masyarakat Magetan, khususnya para mustahik yang membutuhkan dukungan dan pemberdayaan ekonomi.

11-02-2026 | Ir

BAZNAS Magetan Ikuti Kelas Optimalisasi Pengumpulan UPZ Desa Pusdiklat BAZNAS RI
BAZNAS Magetan Ikuti Kelas Optimalisasi Pengumpulan UPZ Desa Pusdiklat BAZNAS RI
Kelas Optimalisasi Pengumpulan UPZ Desa Digelar melalui Webinar Pusdiklat BAZNAS RI Magetan— Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI menyelenggarakan Kelas Optimalisasi Pengumpulan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa melalui webinar nasional sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kinerja UPZ di tingkat desa. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan BAZNAS daerah, amil zakat, pengelola UPZ desa, serta pegiat zakat dari berbagai wilayah di Indonesia. Webinar ini bertujuan memperkuat pemahaman peserta terkait strategi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang efektif, akuntabel, dan berkelanjutan di tingkat desa. UPZ desa dinilai memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menghimpun potensi zakat masyarakat, sehingga diperlukan pengelolaan yang profesional dan sesuai regulasi. Dalam kelas ini, narasumber dari Pusdiklat BAZNAS RI menyampaikan materi mengenai tata kelola UPZ desa, teknik optimalisasi pengumpulan ZIS, pemanfaatan data muzakki, serta penguatan koordinasi antara UPZ desa dengan BAZNAS kabupaten/kota. Peserta juga dibekali praktik baik (best practice) dari daerah yang telah berhasil meningkatkan penghimpunan zakat berbasis desa. Melalui webinar ini, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan strategi penghimpunan yang adaptif terhadap kondisi sosial masyarakat desa, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat. Selain itu, penguatan UPZ desa juga diarahkan untuk mendukung program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat secara terintegrasi. Pusdiklat BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program peningkatan kapasitas amil zakat secara berkelanjutan. Dengan optimalisasi peran UPZ desa, diharapkan pengumpulan ZIS semakin meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

10-02-2026 | Ir

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Magetan.

Lihat Daftar Rekening →